Selasa, 17 Januari 2012

BAB 5 MANAJEMEN DAN ORGANISASI


MANAJEMEN
PENGERTIAN DAN PERANAN MANAJEMEN
     Manajemen adalah proses merencanakan,mengorganisasikan,memimpin,dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumberdaya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang telah ditentukan

PERANAN MANAJEMEN
PERAN DECISIONAL
peran Decisional memerlukan manajer untuk merencanakan strategi dan memanfaatkan sumber daya. Ada empat peran spesifik yang decisional. Peran pengusaha memerlukan manajer untuk menetapkan sumber daya untuk mengembangkan barang yang inovatif dan jasa, atau untuk mengembangkan bisnis.Penangan gangguan mengoreksi masalah tak terduga yang dihadapi organisasi dari lingkungan internal atau eksternal.Top manajer lebih mungkin untuk menghadapi krisis besar, seperti membutuhkan penarikan produk cacat. Peran decisional ketiga, yaitu pengalokasi sumber daya, menentukan yang melibatkan unit kerja yang akan mendapatkan sumber daya. Top manajer cenderung membuat besar, keputusan anggaran secara keseluruhan, sementara mangers menengah dapat membuat alokasi yang lebih spesifik.

PERAN INTERPERSONAL
peran interpersonal memerlukan manajer untuk mengarahkan dan mengawasi karyawan dan organisasi.manajer ini dapat berkomunikasi tujuan organisasi masa depan atau panduan etika bagi karyawan dengan pertemuan perusahaan. Seorang pemimpin bertindak sebagai contoh bagi karyawan lainnya untuk mengikuti, memberikan perintah dan arahan kepada bawahan, membuat keputusan, dan memobilisasi dukungan karyawan. Manajer harus menjadi pemimpin di semua tingkat organisasi; sering rendah tingkat manajer melihat ke manajemen puncak untuk contoh kepemimpinan. Dalam peran penghubung, palungan harus mengkoordinasikan pekerjaan orang lain di unit kerja yang berbeda, membangun aliansi antara lain, dan bekerja sumber daya untuk berbagi. Peran ini sangat penting bagi manajer menengah, yang sering harus bersaing dengan manajer lain untuk sumber daya yang penting, namun harus menjaga hubungan yang sukses bekerja dengan mereka untuk jangka waktu yang lama.

PERANAN INFORMASI
Informational peran adalah mereka di mana para manajer mendapatkan dan mengirimkan informasi. Peran ini telah berubah secara dramatis sebagai teknologi telah meningkat. Monitor mengevaluasi kinerja orang lain dan mengambil tindakan korektif untuk meningkatkan kinerja itu. Monitor juga mengawasi perubahan lingkungan dan di dalam perusahaan yang dapat mempengaruhi kinerja individu dan organisasi. Pemantauan terjadi pada semua tingkat manajemen, meskipun manajer di tingkat yang lebih tinggi organisasi lebih mungkin untuk memantau ancaman eksternal terhadap lingkungan dibandingkan tengah atau manajer lini pertama. Peran penyebar mensyaratkan bahwa manajer memberitahu karyawan perubahan yang mempengaruhi mereka dan organisasi. Mereka juga mengkomunikasikan visi dan tujuan perusahaan.
Sumber:
 
http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/self-publishing/2033463-peranan-manajemen/#ixzz1jAucJBvF

LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN
Pada tahun 1776,Adam Smith menerbitkan doktrin ekonomi klasik “The Wealth Of Nation”.Yaitu keuntungn ekonomis yang akan diperoleh organisasi dan masyarakat dengan cara pembagian kerja,meningkatkan produktifitas dengan meningkatkan keterampilan,dengan menghemat waktu dan dengan menciptakan mesin-mesin guna menghemat tenaga kerja.
Sekitar abad ke-20 di benua Eropa barat dan Amerika dilanda revolusi industry yakni terjadinya perubahan-perubahan dalam pengelolaan produksi yang bertujuan untuk mempertinggi efektifitas dan efisiensi produksi.

FUNGSI DAN PROSES MANAJEMEN
1.     Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
2.     Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
3.     Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha
CIRI-CIRI MANAJER PROFESIONAL
1) Memperoleh dukungan top manajemen.
2) Bermanfaat untuk kepentingan  internal dan juga eksternal organisasi.
3) Memiliki program jangka panjang dan berkesinambungan.
4) Berorientasi   ke masa depan dengan pendekatan holistic (menyentuh unsur      perasaan/spiritual).
5) Melaksanakan prinsip efisiensi dan efektivitas.
6) Melakukan tindakan secara terencana/terprogram. 
7) Melakukan monitoring, evaluasi serta menerima umpan-balik.

KETERAMPILAN MANAJEMEN YANG DIBUTUHKAN
1.       Keterampilan konseptual (conceptional skill)
Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja.
2.       Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
Selain kemampuan konsepsional, manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.
3.       Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.
Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu:
1.     Keterampilan manajemen waktu
Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana.
2.     Keterampilan membuat keputusan
Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. Pertama, seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Kedua, manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Dan terakhir, manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar.
ORGANISASI
               Organisasi merupakan poroses untuk merancang struktur  formal,mengelompokkan dan mengatur serta memebagi tugas diantara para anggota untuk mencapai tujuan.
Menurut James D.Mooney,organisai adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.Menurut Chester I.Barnard organisasi adalah suatu system kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi dalam arti badan yaitu kelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.Sedangkan organisasi dalam arti bagan adalah gambaran skematis tentang hubungan kerjasama dari oang-orang yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama.

PENTINGNYA MENGENAL ORGANISASI
             Mengapa kita harus mengenal organisasi ?
Karena dengan mengenal organisasi setiap orang dapat mengatur segala Sesutu yang ada dalam hidupnya.Setiap orang pasti memerlukan orang lain dalam hidupnya,dan bergantung pada manusia lainnya untuk mewujudkan segala tujuan dalam hidupnya.Untuk itu kerjasama dan sikap yang baik sudah seharusnya dimiliki oleh setiap manusia agar hubungan dengan manusia lainnya dapat dijaga dengan baik.Dan dalam organisasi,manusia dapat mempelajari semua tentang hal tersebut.

BENTUK-BENTUK ORGANISASI
1.    Organisasi garis
Merupakan bentuk organisasi yang paling tertua dan sederhana,diciptakan oleh HENRY FAYOL.ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya masih kecil.jumlah karyawannya sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi.

Kebaikan:
·      Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena pimpinan berada pada satu tangan.
·      Garis komando berjalan secara tegas,karena pimpinan berhubungan langsung dengan bawahan.
·      Proses pengambilan keputusan cepat

Kelemahan:
·      Seluruh organisasi tergantun g pada satu orang saja,apabila tidak mampu melaksanakan tugas maka seluruh organisasi akan teancam kehancuran
·      Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otokatis
·      Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas

2.    Organisasi garis dan staff
Dianut oleh organisasi besar,daerah kerjanya luas mempinyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak.

Kebaikan:
·      Dapat digunakan dalam organisasi besar maupun kecil,serta apapun tujuan perusahaan.
·      Terdapatnya pembagian tugas antara pimpinan dengan pelaksana sebagai akibat adanya staff ahli
·      Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap karyawan dapat dikembangkan menjadi suatu spesialisasi.
Kelemahan:
·      Rasa solidaritas menjadi berkurang,karena kayawan menjadi tidak saling mengenal
·      Kesatuan komando berkurang
·      Koordinasi kurang baik pada tingkat staff dapt mengakibatkan adanya hambatan pelaksanaan tugas.

3.    Organisasi fungsional
Organisasi yang disusun berdasarkan fungsi yang harus dilaksanakan.Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.

Kebaikan :
·      Pembidangan tugas menjadi lebih baik
·      Spesialisasi karyawan lebih efektif dijalankan dan dikembangkan
·      Solidaritas kerja,semangat kerja karyawan tinggi
·      Koordinasi berjalan lancer dan tetib

Kelemahan :
·      Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja.sehingga pengalihan kerja menjadi sulit dilaksanakan.
·      Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan
·      Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari bagian yang sama sehingga timbul konflik.

4.    Organisasi panitia
Organisasi yang dibentuk hanya untuk sementara waktu saja,setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.

Kebaikan :
·      Segala keputusan dipertimbangkan masak-masak dalam pembahasan yang dalam dan terperinci.
·      Kemungkinan pimpinan betindak otoriter sangat kecil
·      Koordinasi kerja telah dibahas oleh suatu team
Kelemahan :
·      Proses pengambilan keputusan memerlukan diskusi yang berlarut-larut.
·      Tanggung jawabnya tidak jelas karena tanggung jawabnya sama
·      Kreatifitas karyawan terhambat dan sukar untuk dikembangkan karena factor kolektivitas lebih dipentingkan.


PRINSIP-PRINSIP ORGANISASI
Menurut mark weber
·      Adanya pembagian kerja yang jelas
·      Hirarki wewenag dirumuskan secara jelas
·      Organisasi mempunyai program rasional dalm pencapaian tujuan yang tidak berdasarkan cita-cita
·      System prosedur untuk penanganan situasi kerja,dimana prosedur ini sudah ada dan tertulis,dimana setiap orang melakukan kegiatan yang sama.
·      System aturan yang mencakup hak dan kewajiban bagi pemegang saham
·      Hubungan antar pribadi impersonal yang tidak didasarkan pada subyektivitas atau ada pemisahan antara urusanpribadi dan dinas.
KETERAMPILAN MANAJEMEN YANG DIBUTUHKAN
Keterampilan manajemen yang dibutuhkan dalam pengorganisasian adalah kemempuan konseptual.Yaitu kemampuan untuk mengkoordinasikan dan memadukan semua kepentingan dan kegiatan organisasi.

SEBAB KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN ORGANISASI
Sebab keberhasilan :
·         Rasa solidaritas yang tinggi dari para anggotanya.
·         Manajemen yang baik dari para penggurusnya
·         Kesamaan tujuan membuat kekompakkan di para anggotanya
·         Rasa tanggung jawab yang besar
·         Motivasi yang tinggi untuk kemajuan organisasi
·         Wewenang yang dapat diterima dengan baik
·         Kedisiplinan anggota
·         Pembagian tugas yang sama rata
Sebab kegagalan :
·         Kepemimpinan yang otoriter
·         Wewenag yang tidak jelas
·         Kepemimpinan yang tidak transparansi
·         Perpecahan kelompok dalam organisasi
·         Keputusan sepihak yang diambil oleh pimpinan terkadang terasa tidak adil bagi anggota
·         Kurangnya komitmen dari para anggotanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar