Jumat, 08 Juni 2012

Masalah Pokok Perekonomian

1.Pengangguran
Definisi Pengangguran
Pengangguran adalah kelompok angkatan kerja yang belum mendapatkan pekerjaan atau tidak bekerja.Tidak memiliki pekerjaan itu bisa berarti sudah berusaha mencari pekerjaan tetapi belum berhasil,atau sama sekali belum beruntung mendapatkan pekerjaan tetapi sudah berusaha mencari pekerjaan.,dapat juga berarti belum berusaha mencari pekerjaan.

Penyebab pengangguran antara lain :
a.Penurunan permintaan tenaga kerja
b.Kemajuan teknologi
c.Serikat pekerja meminta upah terlalu tinggi
d.Keberadaan tunjangan pengangguran justru menurunkan niat untuk bekerja
e.Asuransi pekerja terlalu berat bagi perusahaan
f.Informasi mengenai lowongan kerja kurang
g.Ketidakmampuan pekerja untuk mencari pekerjaan

Ciri Pengangguran di Indonesia
Masalah ketenagakerjaan di Indonesia sangat besar dan kompleks.Karena menyangkut banyak jiwa,dan masalahnya mempengaruhi oleh banyak faktor yang saling berinteraksi mengikuti pola yang tidak selalu mudah untuk dipahami.Faktor demografis mempengaruhi jumlah dan komposisi angkatan kerja.

Indonesia cukup berhasil menurunkan angka kelahiran dan kematiaan secara berkesinambungan.Hal ini justru berdampak pada pertumbuhan penduduk usia kerja yang jauh lebih cepat daripada pertumbuhan penduduk secara keseluruhan.Fakta ini menunjukan tekanan kuat dalam sisi penyediaan tenaga kerja.Di sisi lain,pertumbuhan ekonomi secara nasional masih terlalu rendah.

Pada saat ini pengangguran di Indonesia telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.Tingkat pengangguran terbuka berjumlah sekitar 10,9 juta.Sementara itu sejumlah 60,8 % atau sejumlah 6,6 juta orang dari penganggur terbuka ini berusia muda 15-24 tahun.Jumlah penganggur berdasarkan kategori penganggur dan jenis kelamin berjumlah 10.854.254.Dimana penganggur laki-laki berjumlah 5.483.297,dan penganggur perempuan berjumlah 5.370.957.

2.Inflasi
Inflasi dapat dikatakan sebagai  naiknya harga-harga yang bersumber dari terganggunya keseimbangan antara arus uang dan barang.Secara sederhana inflasi terjadi ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan barang serta arus uang,maka harga-harga akan berubah.Inflasi terjadi apabila tingkat harga dan biaya umum naik.

Jenis-jenis inflasi :
1.Inflasi ringan,besar inflasi ringan berada dibawah 10% per tahun.
2.Inflasi sedang,inflasi sedang berada pada kisaran antara 10-30% per tahun.
3.Infalsi berat,memiliki besaran antara 30-100%.Biasanya infalsi ini disebut dengan hiperinflasi.

Penyebab Inflasi :
1.Demand Pull Inflation :disebabkan karena kelebihan      permintaan   efektif atas barang/jasa dan sering disebut juga sebagai inflasi sisi permintaan.
2.Cost Push Inflation:disebabkan oleh kenaikan biaya produksi dari bahan-bahan baku sering disebut dengan price push inflation.
3.Wage Push Inflation : disebabkan oleh kenaikan upah/gaji.

Dampak inflasi akan sangat dirasakan oleh orang-orang yang berpenghasilan tetap.Karena dengan adanya inflasi ,harga barang akan naik sementara gaji mereka tidak meningkat.Dengan demikian inflasi menyebabkan pendapatan riil merosot karena dengan jumlah gaji atau upah yang diterima hanya akan lebih sedikit diperoleh barang atau jasa.Sedangkan bagi orang-orang yang berpenghasilan tidak tetap,inflasi mungkin tidak akan begitu berpengaruh,karena mereka bisa meminta upah yang mengikuti inflasi.

Bagi dunia usaha,infalsi menyebabkan biaya produksi barang dalam negeri menjadi tinggi sehingga tak sanggup bersaing dengan barang impor.Selain itu inflasi akan menghambat perkembangan dunia usaha dan investasi karena modal yang tersedia merosot nilainya.

Selain itu inflasi juga dapat menyulitkan pemerintah,karena mendorong terjadinya defisit APBN yang berasal dari pembayaran bunga serta cicilan hutang luar negeri cenderung meningkat.

referensi : buku ekonomi jilid 2 oleh Wahyu Adji,Suwerli,dan Suratno.buku ekonomi phibeta oleh M.T Ritonga dan Yoga Firdaus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar