Selasa, 17 Januari 2012

BAB 10 MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA


Macam-macam Sumber Daya Manusia
 Manusia memiliki akal, budi dan pikiran yang tidak dimiliki oleh tumbuhan maupunhewan. Meskipun paling tinggi derajatnya, namun dalam ekosistem, manusia jugaberinteraksi dengan lingkungannya, mempengaruhi dan dipengaruhi lingkungannyasehingga termasuk dalam salah satu faktor saling ketergantungan.Sumber daya manusia dibagi menjadi dua, yaitu:
a) Manusia sebagai sumber daya fisik
Dengan energi yang tersimpan dalam ototnya, manusia dapat bekerja dalamberbagai bidang, antara lain: bidang perindustrian, transportasi, perkebunan,perikanan, perhutanan, dan peternakan.
b) Manusia sebagai sumber daya mentalKemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya alam yang sangatpenting, karena berfikir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Manusiasebagai makhluk hidup berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untukkepentingan hidupnya dan mampu mengubah keadaan sumber daya alam berkatkemajuan ilmu dan teknologinya. Dengan akal dan budinya, manusia menggunakansumber daya alam dengan penuh kebijaksanaan. Oleh karena itu, manusia tidakdilihat hanya sebagai sumber energi, tapi yang terutama ialah sebagai sumber dayacipta (sumber daya mental) yang sangat penting bagi perkembangan kebudayaan manusia.
Dalam melakukan perencanaan tenaga kerja kita perlu memperhatikan berbagaiaspek, yaitu :
1.Macam-macam kegiatan yang akan dilakukan pada masa mendatang.
2.Jumlah dan mutu karyawan yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan.
3.Rencana, mutasi, promosi dan pension karyawan.Setelah memiliki rencana jumlah dan mutu tenaga kerja perlu dipikirkan carapengadaannya. Pada dasarnya ada dua alternatif utama dalam pengadaan tenagakerja. Alternatif pertama adalah mencarinya di pasar tenaga kerja, dan alternatifkedua adalah mempromosikan orang-orang tertentu. 

PERKEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kerangka kerja untukmembantu karyawan mengembangkan pengetahuan mereka pribadi dan organisasiketerampilan, dan kemampuan. Human Resource Development includes suchopportunities as employee training, employee career development, performancemanagement and development, coaching , mentoring , succession planning , keyemployee identification, tuition assistance , and organization development.Pengembangan Sumber Daya Manusia termasuk kesempatan seperti pelatihankaryawan, pengembangan karir karyawan, manajemen kinerja dan pengembangan,pelatihan , mentoring , perencanaan suksesi , identifikasi karyawan kunci, bantuanuang sekolah , dan pengembangan organisasi.Perkembangan sumber daya manusia revulusi industry abad ke 20 dan revolusiteknologi abad ke 19 mengubah makna tenaga kerja itu sendiri, dimana kebanggaanhasil kerjanya menjadi berkurang.Akibat revolusi industry dan teknologi terhadap tenaga kerja adalah :
1.Berkembangnya spesialisasi, secara ekonomis menguntungkan, hasil kerjanya lebihbanyak dan orang akan ahli dalam bidangnya.
2.Hambatan pengembangan diri, bagi kelompok tertentu secara sosiologis disebutblock of mobility (sekat-sekat mobilitas masyarakat)
3.Perubahan yang terus menerus, merugikan tenaga kerja dengan perubahan bidangindustry dan teknologi.

PEMANFAATAN SUMBER TENAGA KERJA DAN KOMPENSASI
Program kompensasi karyawan dirancang :
1.Menarik karyawan yang berpenampilan menarik kedalam organisasi.
2.Memotifasi karyawan mencapai prestasi unggul.
3.Mencapai masa dinas yang panjangSesuai fungsinya, didalam perusahaan ada dua macam tenaga kerja :

1. Tenaga kerja Eksekutif, mengambil keputusan dan melaksanakan fungsiorganic manajemen.
2. Tenaga Operatif, tenaga terampil, menguasai pekerjaan, sehingga tugasdapat dilaksanakan dengan baik. 
Ada tiga tenaga terampil :
oTenaga terampil (skilled labor)
oTenaga setengah terampil (semi skilled labor)
oTenaga tidak terampil (unskilled labor)

HUBUNGAN PERBURUHAN
Hubungan Perburuhan adalah hubungan antara unsur –unsur dalam produksi yaituburuh, pengusaha dan pemerintah, yang didasarkan pada nilai –nilai yang terkandung dalam Pancasila, inti dari pola hubungan perburuhan Pancasila adalahbahwa setiap perselisihan perburuhan yang terjadi harus diupayakan diselesaikanmelalui musyawarah untuk mufakat.Hubungan perburuhan pancasila , agar setiap persoalan antara buruh danmanajemen diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat.Bila terjadi ketidaksepakatan , buruh punya senjata yang dapat digunakan :
a.Boikot
b.Pemogokan
c.Penghasutan
d.Memperlambat kerjaUntuk mencapai tujuan tersebut, ada tiga asas yang digunakan yaitu :
1.Asas Partner in Production
Dimana buruh dan pengusaha mempunyai kepentingan yang sama untukmeningkatkan kesejahteraan buruh mampu meningkatkan hasil usaha/ produksi. Halini tercermin dalam system ci-determination.
2.Asas Partner in Profit
Hasil yang dicapai perusahaan itu seharusnya bukan untuk dinikmati olehpengusaha saja, tetapi harus dinikmati oleh buruh yang turut serta dalam mencapaihasil produksi tersebut.
3.Asas Partner in Responsibility
Dimana buruh dan pengusaha memiliki tanggung jawab untuk bersama –samameningkatakan hasil produksi. Rasa tanggung jawab kedua belah pihak ini akanmendorong hasil produksi yang meningkat lagi.
Untuk mengeoperasikan Hubungan Perburuhan Pancasila tersebut, telah ditetapkanberbagai sarana yaitu :
A.Lembaga Bipartite / Tripartite
Melalui Lembaga Bipartite/Tripartite, setiap perselisihan yang terjadi dapatdiselesaikan secara musyawarah untuk mufakat. Penyelesaian perselisihan melaluiLembaga Bipartite berarti penyelesaian yang dilaksanakan melalui dua pihak,yaituBuruh dan Pengusaha (secara intern). Penyelesaian melalui lembaga Tripartiteberarti mengundang pihak pemerintah untuk ikut serta menyelesaikan perselisihanyang terjadi secara musyawarah untuk mufakat.
B.Kesepakatan Kerja Bersama (Perjanjian Perburuhan)
Melalui perjanjian perburuhan para pihak yang terkait dalam phubungan kerjamengetahui secara jelas apa yang menjadi hak dan kewajibannya sehingga dengandemikian dapat diharapkan mencegah timbulnya perselisihan.
C.Peradilan Perburuhan
Melalui peradilan perburuhan, setiap perselisihan yang timbul dapat diselesaikansecara damai, sehingga kemungkinan untuk mogok / lock-out dapat dicegah sedinimungkin.
D.Peraturan Perundang–undangan PerburuhanPeraturan perundang –undangan perburuhan mutlak diperlukan dan harus dapatmengakomodasi semua kepentingan pekerja maupun pengusaha, sehingga dengandemikian kepastian hokum dapat tercipta dan dapat mengurangi terjadinyaperselisihan perburuhan yang dapat menimbulkan tindakan mogok/lock-out.
E.Masalah khusus yang harus diperhatikan yaitu masalah upah dan masalahpemogokan.Melalui penanganan / pengaturan masalah pengupahan secara memadai, akanmengurangi timbulnya perselisihan peruruhan yang berkaitan dengan masalah upah.Demikian pula masalaah pemogokan yang pada hakekatnya merupakanpenyelesaian perselisihan pekerja secara tidak damai, sedapat mungkin dihindaridengan mengutamakan musyawarah untuk mufakat.

MENGAPA PARA PEKERJA MENDIRIKAN SERIKAT PEKERJA
Serikat pekerja adalah organisasi demokratis yang berkesinambungan dan permanen. dibentuk secara sukarela dari, oleh dan untuk pekerja sebagai maksud untukmrlindungi dan membela apa yang menjadi hak dari para pekerja, Memperbaikikondisi–kondisi dan syarat –syarat kerja melalui perjanjian kerja bersama denganmanajemen/pengusaha, Melindungi dan membela pekerja beserta keluarganya akankeadaan sosial dimana mereka mengalami kondisi sakit, kehilangan dan tanpa kerja(PHK),Mengupayakan agar manajemen/pengusaha mendengarkan danmempertimbangkan suara atau pendapat serikat pekerja sebelum membuat keputusan.

PERSERIKATAN SAAT INI
Tipe-tipe serikat karyawan :
a.Craft Unions
 Anggotanya karyawan yang punya keterampilan yang sama seperti tukang kayu.
b.Industrial Unions
Dibentuk berdasarkan lokasi pekerjaan yang sama, serikat ini terdiri daripekerja yang tidak berketerampilan maupun dalam perusahaan atau industrytertentu .
c.Mixed Unions
Mencakup pekerja terampil , tidak terampil dan setengah terampil dari suatulocal tertentu tidak memandang dari industry mana.
HUKUM-HUKUM YANG MENGATUR HUBUNGAN ANTAR TENAGA KERJA DAN MANAJER
Ada tiga perjanjian kerja bersama , yaitu :
A.Closed Shop Agreement
Hanya berlaku bagi pekerja yang telah bergabung menjadi anggota serikat (persatuan).
B.Union Shop Ageement
Mengharuskan para pekerja untuk menjadi anggota serikat untuk periode waktu tertentu.
C.Open Shop Agreement
Memberikan kebebasan pekerja untuk menjadi atau tidak anggota serikat kerja.

BAGAIMANA SERIKAT PEKERJA DIORGANISASI DAN DISAHKAN
Bahwa berdasarkan UU No 21 Tahun 2000 Tentang Serikat pekerja/serikat buruh ditetapkan bahwa “Serikat pekerja/serikat buruh adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja/buruh baik di perusahaan maupun di luar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya”.
Bahwa berdasarkan UU No 21 Tahun 2000 maka dapat diuraikan unsur-unsur Serikat pekerja/serikat buruh adalah sebagai berikut :
  • Serikat pekerja/serikat buruh adalah organisasi;
  • Serikat pekerja/serikat buruh dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja/buruh baik di perusahaan maupun di luar perusahaan;
  • Serikat pekerja/serikat buruh bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab;
  • Serikat pekerja/serikat buruh dibentuk guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya.
Buku: Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Tiga Karya Sadono Sukirno





BAB 9 MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN


Peran dan tanggung jawab manajer keuangan

Kesuksesan suatu perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan manajer keuangan untuk beradaptasi terhadap perubahan , meningkatkan dana perusahaan sehingga kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi , investasi dalam aset - aset perusahaan dan kemampuan mengelolanya secara bijaksana.Apabila perusahaannya dapat dikembangkan dengan baik oleh manajer keuangan , maka pada gilirannya kondisi perekonomian secara keseluruhan juga menjadi lebih baik. Jadi , melalui investasi , pembelanjaan dan pengelolaan aset - aset secara efisien , manajer keuangan memberi sumbangan terhadap pertumbuhan kekayaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.

Tanggung jawab manajer keuangan yaitu :

·  Peramalan dan perencanaan keuangan
·  Keputusan besar dalam investasi dan pembiayaan
·  Pengkoordinasikan dan pengendalian
·  Interaksi dengan pasar modal

CARA MENGHITUNG PENGANGGARAN MODAL
Istilah penganggaran modal digunakan untuk melukiskan tindakan perencanaan dan pembelanjaan pengeluaran modal, seperti untuk pembelian equipmen baru untuk memperkenalkan produk baru, dan untuk memodernisasi fasilitas pabrik.

Penganggaran Modal – Suatu Konsep Investasi

   Dikatakan sebagai suatu konsep investasi, sebab penganggaran modal melibatkan suatu pengikatan (penanaman) dana di masa sekarang dengan harapan memperoleh keuntungan yang dikehendaki di masa mendatang.
Investasi membutuhkan dana yang relatif besar dan keterikatan dana tersebut dalam jangka waktu yang relatif panjang, serta mengandung resiko.



PENGGOLONGAN INVESTASI AKTIVA TETAP DAN PEMILIHAN ALTERNATIF
Tersedia berbagai cara penggolongan usulan investasi dalam aktiva tetap yaitu :

·  Investasi penggantian
Pada umumnya , keputusan mengenai investasi penggantian adalah yang paling sederhana. Dalam hal ini suatu aktiva yang sudah obsolete harus diganti dengan aktiva baru bila produksi akan tetap dilanjutkan.

·  Investasi penambahan kapasitas
Misalnya usulan penambahan jumlah mesin atau pembukaan pabrik baru. Investasi ini sering juga bersifat investasi penggantian , contohnya mesin yang sudah tua dan tidak efisien akan diganti dengan mesin baru yang lebih besar kapasitasnya dan lebih efisien.

·  Investasi penambahan jenis produk baru
Investasi ini mempunyai tingkat kepastian yang besar karena menyangkut produk baru disamping produk yang telah diproduksi.

·  Investasi lain - lain
Investasi yang termasuk dalam golongan ini adalah usulan investasi yang tidak termasuk dalam ketiga golongan diatas , misalnya investasi untuk pemasangan alat pemanas , alat pendingin dan lain - lain.

Arus kas

Arus kas terdiri dari dua jenis yaitu incremental cash flow dan conventional cash flow. Incremental cash flow adalah arus kas yang langsung berhubungan dengan investasinya. Incremental cash flow dibagi menjadi dua yaitu cash inflow / pendapatan dan cash outflow / pengeluaran. Conventional cash flow adalah arus kas yang tidak langsung berhubungan dengan investasinya.





Metode - metode penilaian investasi

Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menilai suatu investasi yaitu :

·  Metode Average Rate of Return
Metode ini mengukur berapa tingkat keuntungan rata - rata yang diperoleh dari suatu investasi. Angka yang dipergunakan adalah laba setelah pajak dibandingkan dengan total average investment. Hasil yang diperoleh dinyatakan dalam persentase. Angka ini kemudian diperbandingkan tingkat keuntungan yang diisyaratkan , maka proyek dikatakan menguntungkan , apa bila lebih kecil daripada tingkat keuntungan yang diisyaratkan proyek ditolak.

Rumus :

Rata - rata kembalian investasi = Laba sesudah pajak / rata - rata investasi =....% 

Contoh soal :

Untuk melaksanakan suatu proyek diperlukan investasi mula - mula adalah Rp 10.000 , diperkirakan 10 thn , tanpa nilai residu pada akhir tahun ke sepuluh. Diperkirakan setiap tahun akan dapat diperoleh kas masuk rata - rata sebesar Rp 2.500.000 .

Tarif kembalian investasi :

Rp ( 4.000.000 - 2.500.000 ) - ( 10.000.000 / 10 ) / Rp 10.000.000 = 5 %



·  Metode Payback Period atau masa pengembalian investasi
Metode ini mencoba mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali. Karena itu satuan hasilnya bukan persentase , tapi satuan waktu. Kalau periode payback ini lebih pendek daripada yang diisyaratkan , maka proyek dikatakan menguntungkan , sedangkan kalau lebih lama proyek ditolak.

Contoh perhitungan dalam metode payback :

Apabila cash flow dari proyek investasi sama setiap tahun :

Payback period = initial investment x 1 tahun

Contoh:
Ketika ada usulan proyek investasi dengan dana Rp. 300 juta ( initial investment ) dan ditargetkan penerimaan dana investasi setiap tahunnya Rp. 60 juta ( cash flow ) serta ada syarat periode pengembalian investasi 4 tahun , berapa payback periodnya ? Payback periodnya adalah 300 juta dibagi 60 juta dikali satu tahun sama dengan 5 tahun. Ternyata payback period melebihi periode yang disyaratkan maka usulan proyek investasi ini ditolak.

Apabila cash flow dari proyek investasi berbeda setiap tahun :

Payback period = n + a - b / c - b x 1 tahun
Keterangan :

n = tahun terakhir dimana cash flow masih belum bisa menutupi initial investment
a = jumlah initial investment
b= jumlah cumulative cash flow pada tahun ke-n
c = jumlah cumulative cash flow pada tahun ke- n +1

Contoh :
Ketika ada usulan proyek investasi dengan dana Rp. 500 juta ( initial investment ) dan ditargetkan penerimaan dana investasi ( cash flow ) berbeda setiap tahun. Katakanlah tahun ke-1 cash flownya Rp. 250 juta , tahun ke-2 Rp. 200 juta , tahun ke-3 Rp. 150 juta, tahun ke-4 Rp. 100 juta. Syarat periode pengembalian investasi 4 tahun , berapakah payback periodnya ?

Dari tabel diatas investasi Rp. 600 juta terletak di cumulative cash flow ke 3.

Payback periodnya
= 2 + Rp. 500 juta – Rp. 450 juta / Rp.600 juta – Rp. 450 juta x 1 tahun
= 2,33 tahun atau 2 tahun 4 bulan

Payback periodnya kurang dari syarat periode pengembalian perusahaan sehingga usulan proyek investasinya diterima.

·  Metode Net Present Value
Metode ini menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan - penerimaan kas bersih ( operasional maupun terminal cash flow ) dimasa yang akan datang. Untuk menghitung nilai sekarang tersebut perlu ditentukan terlebih dahulu tingakat bunga yang dianggap relevan. Apabila nilai sekarang penerimaan kas - kas bersih dimasa yang akan datang lebih besar daripada nilai sekarang investasi , maka proyek ini dikatakan menguntungkan sehingga diterima. Sedangkan apabila nilainya kecil ( NPV negatif ) , proyek ditolak karena tidak menguntungkan.
NPV = present value dari arus kas operasi - pengeluaran kas neto awal 
·  Metode Profitability Index
Metode ini menghitung perbandingan antara nilai sekarang penerimaan - penerimaan kas bersih di masa datang dengan nilai sekarang investasi. Kalau Profitability index lebih besar dari I , maka proyek dikatakan menguntungkan , tetapi kalau kurang dikatakan tidak menguntungkan. Sebagaimana metode NPV , maka metode ini perlu menentukan terlebih dahulu tingkat bunga yang akan dipergunakan.

·  Metode Internal Rate of Return
Metode ini menghitung tingkat bunga yang manyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan - penerimaan kas bersih di masa - masa mendatang. Apabila tingkat bunga ini lebih besar daripada tingkat bunga relevan ( tingkat bunga yang diisyaratkan ) , maka investasi dikatakan menguntungkan , kalau lebih kecil dikatakan merugikan.

Perencanaan Keuangan 
Rencana keuangan adalah rencana usaha untuk mencapai posisi keuangan yang dicari di masa yang akan datang.

·  Mengapa perusahaan membutuhkan dana
Setiap perusahaan membutuhkan dana untuk tetap beroperasi , karena kegagalan dalam membayar pemasok dapat membuat bangkrutnya usaha. Manajer harus dapat membedakan dua jenis pengeluaran :

Pengeluaran jangka pendek 
Pengeluaran jangka pendek adalah pengeluaran yang muncul dalam aktivitas bisnis sehari - hari.
Pengeluaran jangka pendek meliputi dana yang ditanamkan dalam persediaan ( baik persediaan bahan baku , barang dalam proses , maupun barang jadi ) , pengeluaran untuk pembayaran upah dan gaji karyawan , serta biaya operasi lainnya.

Pengeluaran jangka panjang 
Sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan dana bagi pengeluaran operasionalnya , perusahaan juga membutuhkan dana untuk membiayai pengeluran aktiva tetap. Aktiva tetap adalah aktiva yang memiliki nilai dan masa pemakaian yang panjang. Sebagai contoh aktiva tetap adalah investasi tanah , gedung , dan pembelian mesin - mesin.

·  Pembiayaan perusahaan
Untuk memenuhi kebutuhan akan pengeluaran jangka pendek maupun jangka panjang , perusahaan membutuhkan dana yang tidak saja dapat dipenuhi oleh kemampuan modal awal dari pemilik serta kemempuannya dalam menghasilkan laba , tetapi juga dana dari luar perusahaan seiring dengan perkembangan kemajuan usahanya.

Sumber dana jangka pendek meliputi :
1.                      Utang dagang
2.                      Pinjaman bank jangka pendek dengan jaminan
3.                      Letter of credit
4.                      Commercial paper
5.                      Factoring
Sumber dana jangka panjang diperoleh dari :
1.                      Pembiayaan melalui utang
2.                      Pembiayaan dengan modal sendiri
Sumber :

BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG


NILAI YANG AKAN DATANG
Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.
FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n)

NILAI SEKARANG
PV = Kn / (1 + r) ^n
Keterangan :
PV = Present Value / Nilai Sekarang
Kn = Arus kas pada tahun ke-n
r = Rate / Tingkat bunga
^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n).

ISTILAH YANG DIGUNAKAN :
Pv = Present Value (Nilai Sekarang)
Fv = Future Value (Nilai yang akan datang)
I = Bunga (i = interest / suku bunga)
n = tahun ke-
An = Anuity
SI = Simple interest dalam rupiah
P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu

NILAI MASA DATANG
FV = Ko (1 + r) ^n
Keteragan :
FV = Future Value / Nilai Mendatang
Ko = Arus Kas Awal
r = Rate / Tingkat Bunga
^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n).
ANNUITAS
Yaitu suatu pembayaran berkala dari suatu jumlah yang tetap selama waktu tertentu. Nilai Majemuk Anuitas, Yaitu nilai anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang untuk periode tertentu.
Rumus:
Sn = a [(1 + i)n-1 + … + (1 + i)1 + (1 + i)0]
Di mana:
a adalah jumlah modal (uang) pada awal periode
Sn adalah jumlah yang diterima pada akhir periode
 Nilai Tunai Anuitas, Yaitu nilai saat ini dari anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang selama periode tertentu.
Rumus:
1                                                 1
NT An = a [ ------- ]1 + … + [ ------- ]n
(1 + i)                                        (1 + i)
·         Amortisasi Pinjaman, Yaitu pembayaran tahunan untuk mengakumulasikan sejumlah dana (uang) di waktu yang akan datang.
Rumus:
Sn
a = —————–
CVIF a
Di mana:
CVIF adalah compound value interest factor (jumlah majemuk dari suku bunga selama    periode ke n)·
Penerimaan Tahunan dari Anuitas
Rumus:
Nilai Tunai Anuitas
a = ————————
PVIF Anuitas
Di mana:
PVIF adalah nilai sekarang dari tingkat bunga yang akan diterima selama periode tertentu. Nilai Tunai dari Penerimaan Yang Tidak Sama
Rumus:
Periode Penerimaan Faktor Bunga             Nilai
(1)                      (2)                    (3)                     (4)
1              A           PV IF th ke1       = (2).(3)
2              B           PV IF th ke2       = (2).(3)
n              C           PV IF th ken       = (2).(3)
————- +
Nilai tunainya
ANUITAS BIASA
Anuitas biasa (ordinary) adalah anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode.
Besar kecilnya jumlah bunga yang diterima kreditor tergantung pada besar kecilnya principal (modal), interest rate (tingkat bunga), dan jangka waktu:
B = f (P.i.n),                      di mana:          B= Bunga
                                         P= Principal (modal)
                                         i = interest rate (tingkat bunga)
                                         n = jangka waktu.


ANUITAS TERHUTANG
Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya.

Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah :

FVn = PMT ( FVIFAi,n ) ( 1 + i )

Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah :

PVn = PMT ( PVIFAi,n ) ( 1 + i )

Nilai sekarang anuitas

Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun , dimana rumus perhitungannya adalah :

Jika dilakukan pada awal tahun , menjadi :
PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV x ( 1 + r )

Jika dilakukan pada akhir tahun , menjadi :

PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV


Nilai sekarang dari anuitas terhutang

Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun dengan menggunakan formulasi :
- An (Anuitas Terhutang) = PMT ( PVIFAk,n ) ( 1 + k )

Anuitas abadi


Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus.

PV ( anuitas abadi ) = pembayaran / Tingakat suku bunga = PMT / i

Periode Kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya

Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.

       NILAI SEKARANG DAN SERI PEMBAYARAN YANG TIDAK RATA

Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t.
Sehingga menjadi:
PV= PMTt(PVIFr,t)

PERIODE KEMAJEMUKAN TENGAH TAHUNAN ATAU PERIODE LAINNYA
Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.

  AMORTISASI PINJAMAN
Amortisasi adalah pengurangan nilai aktiva tidak berwujud, seperti merek dagang, hak cipta, dan lain-lain. Secara bertahap dalam jangka waktutertentu pada setiap periode akuntansi. Pengurangan ini dilakukan dengan mendebit akun beban amortisasi terhadap akun aktiva.